
Pengendara mobil, truk, atau kendaraan yang memiliki ban perlu memastikan tekanan ban selalu berada pada kondisi yang ideal. Pasalnya, efek ban mobil kurang angin dapat menimbulkan beberapa risiko yang merugikan pengendara.
Kekurangan angin pada ban mobil tidak hanya mempengaruhi perjalanan, tetapi kondisi ban hingga bahan bakar. Untuk itu, mengetahui tanda-tanda, penyebab, hingga efeknya membuat pengguna lebih aware dengan keadaan ban mobil.
Daftar Isi
Efek Ban Mobil Kurang Angin

Jangan tunggu sampai mengendarai menjadi tidak nyaman baru mengetahui bahwa ban mobil kekurangan angin. Terdapat beberapa efek ban mobil kurang angin. Berikut diantaranya:
Ban terlihat lebih kempes
Salah satu ciri ban mobil yang kekurangan angin adalah bentuknya terlihat lebih kempes dari biasanya. Hal ini terjadi karena tekanan udara di dalam ban berkurang sehingga bagian bawah ban tampak lebih melebar saat kendaraan diparkir.
Ban cepat aus atau pecah
Ban yang kurang angin dapat menyebabkan bagian samping ban lebih banyak bersentuhan dengan permukaan jalan sehingga gesekan menjadi lebih besar. Kondisi ini membuat ban lebih cepat aus dan juga meningkatkan risiko ban pecah, terutama saat digunakan dalam perjalanan jauh atau pada kecepatan tinggi.
Setir terasa lebih berat
Ban mobil yang kekurangan angin juga dapat membuat setir terasa lebih berat saat dikendalikan. Hal ini terjadi karena permukaan ban yang menempel ke jalan menjadi lebih luas sehingga kendaraan membutuhkan tenaga lebih saat berbelok.
Mobil terasa kurang stabil
Saat ban kempes, mobil cenderung kurang stabil saat dikendarai. Tekanan ban yang tidak optimal membuat daya cengkram ban menjadi tidak maksimal. Kondisi ini lah yang memicu kendaraan menjadi kurang nyaman saat digunakan.
Konsumsi bahan bakar lebih boros
Tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan berkendara, tekanan angin pada mobil yang tidak sesuai memaksakan bahan bakar bekerja lebih keras. Permukaan ban yang bersentuhan dengan jalan menjadi lebih luas, sehingga mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan.
Baca juga: Cara Pakai Alat Pengukur Tekanan Ban yang Benar
Penyebab Ban Kurang Angin

Mungkin beberapa orang mengetahui bahwa tekanan angin pada ban berkurang disebabkan oleh beberapa faktor. Mengetahui apa saja penyebab ban kurang angin agar masalah ini dapat dicegah sejak awal. Berikut beberapa penyebab yang sering terjadi.
Perubahan suhu udara
Umumnya di dunia otomotif, tekanan ban diukur saat ban dingin karena suhu sangat berpengaruh pada tekanan angin. Saat suhu udara menurun, tekanan di dalam ban juga dapat ikut berkurang. Sebaiknya saat suhu meningkat, tekanan udara dalam ban bisa bertambah.
Kebocoran pada ban
Pada ban tubeless, kebocoran sering kali tidak langsung membuat ban kempes karena bagian dalam ban memiliki lapisan yang dapat menahan udara. Namun, udara tetap dapat keluar secara perlahan sehingga tekanan ban tetap berkurang.
Pentil ban bermasalah
Terlihat sepele, tapi memiliki pengaruh terhadap tekanan angin pada ban. Pentil ban yang bermasalah seperti longgar, kotor, atau aus dapat menyebabkan udara di dalam ban keluar secara perlahan. Kondisi ini sering tidak disadari karena tidak menimbulkan kebocoran yang terlihat.
Kesimpulan
Mengetahui berbagai efek dan juga penyebab ban kurang angin dapat membantu tidak hanya pengguna tetapi juga pemilik bengkel untuk mengatasi penyebabnya. Rekomendasi alat untuk mengecek tekanan angin pada ban melalui website resmi Indoteknik.com
![]()






