7 Cara Memilih Selang Angin Kompresor yang Tepat

Pict by Canva.com

Saat menggunakan kompresor,  perhatian sebagian orang tertuju langsung pada mesinnya. Hal tersebut tidak salah, namun selain mesin dan spesifikasinya, ada komponen yang kerap luput dari perhatian yaitu selang angin. Untuk itu, cara memilih selang angin kompresor sangat dibutuhkan 

Bukan tanpa alasan, pemilihan selang angin kompresor yang tidak sesuai akan berdampak tidak hanya pada hasil tetap tetapi pengerjaannya. Agar lebih selektif, penting untuk mengetahui akibat dari salah memilih dan cara memilih yang tepat.

Akibat Selang Angin Kompresor Tidak Sesuai

Pict by Canva.com

Jangan tunggu sampai selang angin bermasalah. Terdapat beberapa penyebab dan kejadian yang terjadi akibat pemilihan selang angin yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas. Simak selengkapnya.

1. Angin lemah

Saat angin yang tidak sesuai akan membuat tekanan udara dari kompresor tidak tersalurkan dengan maksimal. Akibatnya, angin yang keluar terasa lemah dari yang seharusnya. Hal ini sering dirasakan saat mengisi angin, membersihkan debu, dan lainnya.

2. Kerja lebih lama

Saat suplai udara yang dikeluarkan tidak optimalkan, pekerjaan akan berjalan dengan lambat. Biasanya cirinya bisa dilihat dari pengguna yang harus mengulang pekerjaan atau menunggu tekanan kembali naik

3. Selang cepat rusak

Pemilihan selang yang tidak tepat dengan kebutuhan tekanan atau kondisi kerja dapat membuat selang lebih cepat aus. Selang menjadi kaku, retak, atau bocor dalam waktu relatif singkat, terutama jika sering ditekuk atau dipaksa bekerja sesuai kemampuan

4. Risiko pecah

Selain kapasitas yang tidak sesuai, risiko pecah ini juga bisa terjadi karena kualitas atau spesifikasinya tidak mampu menahan tekanan udara secara konsisten. Pada kondisi tertentu, selang bisa menggelembung bahkan pecah secara tiba-tiba dan membahayakan.

Baca juga: Cek! 11 Merk Kompresor Angin Terbaik untuk Bengkel dan Bisnis

Cara Memilih Selang Angin Kompresor yang Tepat

Pict by Canva.com

Melihat akibat dari pemilihan selang tidak sesuai bisa berdampak tidak hanya pada hasil tetapi juga bisa membahayakan penggunanya. Untuk itu, pastikan untuk memilih selang kompresor yang sesuai.

1. Pilih sesuai kebutuhan

Pertimbangkan apakah selang digunakan untuk pekerjaan ringan atau melakukan pekerjaan dengan pengoperasian terus menerus. Setiap jenis penggunaan membutuhkan spesifikasi selang yang berbeda agar aliran udara tetap stabil

2. Perhatikan tekanan kerja maksimum

Pastikan selang angin memiliki batas tekanan kerja yang sesuai atau lebih tinggi dari tekanan kompresor. Selang dengan spesifikasi tekanan yang terlalu rendah berisiko cepat rusak dan dapat membahayakan pengguna. Sebaliknya, selang dengan tekanan kerja yang memadai akan lebih awet dan aman saat digunakan dalam jangka panjang.

3. Cek diameter dalam (Inner Diameter)

Diameter dalam selang sangat mempengaruhi debit udara yang mengalir. Selang dengan diameter terlalu kecil dapat menyebabkan aliran angin terasa lemah, meskipun tekanan kompresor sudah tinggi. Untuk penggunaan perkakas angin, diameter dalam yang sesuai membantu alat bekerja lebih optimal dan responsif.

4. Sesuaikan panjang selang dengan area kerja

Panjang selang perlu disesuaikan dengan jarak dan luas area kerja. Selang yang terlalu pendek membatasi pergerakan, sedangkan selang yang terlalu panjang dapat menurunkan tekanan udara di ujung selang. Pemilihan panjang yang pas akan membuat pekerjaan lebih efisien dan nyaman.

5. Pilih material selang yang sesuai

Material selang menentukan fleksibilitas dan ketahanannya. Selang berkualitas baik tidak mudah kaku, tahan terhadap tekanan, dan tidak gampang retak meskipun sering digunakan. Pemilihan material yang tepat juga membantu selang tetap awet meski dipakai di lingkungan bengkel atau area kerja yang berat.

6. Pilih tipe selang lurus atau spiral (recoil)

Selang lurus cocok untuk area kerja yang luas dan fleksibel dalam pergerakan. Sementara itu, selang spiral (recoil) lebih praktis karena dapat kembali ke bentuk semula setelah digunakan, sehingga terlihat lebih rapi dan menghemat ruang. Pemilihan tipe selang sebaiknya disesuaikan dengan pola kerja dan ketersediaan ruang.

7. Perhatikan fitting & kelengkapan

Selain selang, perhatikan juga fitting dan kelengkapan pendukungnya. Fitting yang kurang presisi dapat menyebabkan kebocoran udara dan menurunkan tekanan kerja. Selang dengan fitting yang tepat akan lebih mudah dipasang, minim bocor, dan siap digunakan tanpa perlu banyak penyesuaian tambahan.

Kesimpulan

Jangan abaikan komponen selang untuk memaksimalkan kerja kompresor dan keselamatan pengguna. Mengetahui akibat dari salah penggunaan selang dapat membantu Anda untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Rekomendasi selang angin dan air hose reel dapat Anda temukan melalui website Indoteknik. Dapatkan kebutuhan industri lainnya dengan harga dan promo menariknya yang sayang jika dilewatkan.

Loading