Kenali 5 Perbedaan Jet Pump dan Pompa Satelit

perbedaan jet pump dan pompa satelitAir menjadi kebutuhan penting di berbagai aspek termasuk kebutuhan rumah tangga. Untuk menyedot air, dibutuhkan pompa yang tepat dan sesuai. Namun, banyak orang yang masih bingung perbedaan setiap jenis pompa, termasuk perbedaan jet pump dan pompa satelit.

Penggunaan jet pump dan pompa satelit merupakan yang populer dan sering digunakan, Hal ini  karena setiap pompa memiliki tujuan penggunaan yang berbeda-beda. Agar mengetahui perbedaannya, simak penjelasannya. 

Apa itu Jet Pump?

Kyodo Centrifugal Pump Jet-S80

Jet pump adalah jenis pompa air yang dirancang untuk kebutuhan sumur dalam (biasanya kedalaman di atas 9 hingga 50 meter) dengan menggunakan sistem daya hisap tambahan.

Umumnya, jet pump dibanderol dengan harga yang terjangkau namun tetap aman  untuk rumah tangga hingga berbagai sektor skala menengah lainnya. Untuk itu, jet pump menjadi salah satu pompa yang populer.

Apa itu Pompa Satelit?

Kyodo Submersible Pump SP-4500

Pompa satelit adalah salah satu jenis pompa air yang menggunakan dua unit, yaitu pompa utama di permukaan dan pompa tambahan (satelit) yang dipasang di dalam sumur.

Pompa satelit juga dikenal dengan istilah pompa sibel turunan dari kata submersible. Jenis pompa ini banyak ditemukan daerah dengan permukaan air tanah rendah atau sumur bor dalam.

Perbedaan Jet Pump dan Pompa Satelit

Setelah mengetahui definisi masing-masing pompa, akan lebih mudah mengetahui perbedaan jet pump dan pompa satelit. Berikut beberapa perbedaan antara kedua pompa tersebut. 

Sistem Penghisapan

  • Jet Pump: Menggunakan sistem ejektor untuk menciptakan daya hisap dari permukaan.
  • Pompa Satelit: Mengandalkan pompa tambahan di dalam sumur untuk mendorong air ke atas.g air ke atas. Sistem ini lebih fokus pada dorongan dari bawah dibanding hisapan dari permukaan.

Jumlah dan Susunan Pompa

  • Jet Pump: Hanya menggunakan satu unit pompa yang dipasang di permukaan.
  • Pompa Satelit: Menggunakan dua unit pompa, satu di permukaan dan satu di dalam sumur.

Kedalaman Daya Hisap

  • Jet Pump: Cocok untuk sumur dengan kedalaman menengah, umumnya sekitar 9–30 meter.
  • Pompa Satelit: Dirancang untuk sumur dengan kedalaman sangat dalam, biasanya di atas 20 meter hingga 50 meter atau lebih, tergantung spesifikasi pompa.

Instalasi dan Komponen Tambahan

  • Jet Pump: Instalasi lebih sederhana karena semua komponen utama berada di luar sumur.
  • Pompa Satelit: Instalasi lebih kompleks karena ada pompa yang dipasang di dalam sumur.

Suara yang Dihasilkan

  • Jet Pump: Umumnya menghasilkan suara lebih bising karena mesin bekerja dengan tekanan tinggi di permukaan.
  • Pompa Satelit: Suara relatif lebih halus karena sebagian proses kerja berada di dalam sumur.

Baca juga: 7 Pompa Air Terbaik untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Kelebihan dan Kekurang Jet Pump dan Pompa Sibel

Setiap alat memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri, begitu juga dengan pompa jet dan pompa sibel atau satelit. Berikut penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan antara kedua pompa tersebut.

Kelebihan & kekurangan jet pump

Kelebihan jet pump adalah tekanan yang dihasilkan lebih kuat, perawatannya lebih mudah mengingat keberadaan pompa berada di permukaan. sehingga mudah dijangkau saat pengecekan atau perbaikan. Kekurangannya, jet pump membutuhkan daya listrik yang relatif lebih besar dan kurang optimal digunakan untuk sumur dengan kedalaman sangat dalam

Kelebihan & kekurangan pompa satelit

Pompa satelit unggul untuk sumur sangat dalam karena dibantu pompa tambahan di dalam sumur, sehingga aliran air lebih stabil dan suara lebih halus. Namun, sistemnya lebih rumit, pemasangan dan perawatannya lebih sulit, serta konsumsi listrik cenderung lebih besar dibanding jet pump.

Jet Pump dan Pompa Satelit Cocok Digunakan untuk Kondisi Apa?

Seperti yang dibahas sebelumnya, setiap pompa digunakan untuk tujuan yang berbeda-beda. Beberapa orang sering bingung untuk menyesuaikan penggunaan pompa dan kebutuhan, terutama pompa jet dan pompa sibel. 

Penggunaan jet pump

  • Sumur dengan kedalaman menengah (± 9–30 meter)
  • Kebutuhan air tekanan kuat (rumah bertingkat, shower)
  • Pengguna yang ingin perawatan mudah karena pompa di permukaan

Penggunaan pompa satelit

  • Sumur dengan kedalaman sangat dalam (± 30–80 meter atau lebih)
  • Area dengan debit air kecil tapi dalam
  • Pengguna yang butuh suara mesin lebih halus dan aliran stabil

Kesimpulan

Kedua pompa tersebut memiliki perbedaannya tersendiri mulai dari spesifikasinya, modelnya, hingga harganya. Penting untuk mengetahui pompa yang digunakan agar penggunaanya lebih maksimal.

Rekomendasi berbagai jenis pompa dapat Anda temukan melalui website Indoteknik. Dapatkan kebutuhan lainnya dnegan harga dan promo menariknya,  

Loading