Kenali Pentingnya Screed Lantai dalam Proses Pengecoran

Saat melakukan proses pengecoran hasil akhir lantai tidak hanya bergantung pada kualitas materialnya tetapi tahapan yang tepat. Proses seperti screed lantai menjadi bagian yang berperan besar dalam memastikan permukaan beton rata sesuai keinginan.

Jika proses dan metode yang digunakan tidak tepat, hasil akhir juga bisa memengaruhi kekuatan dan tampilan. Maka dari itu, penting untuk memahami mengapa proses tersebut untuk menghasilkan konstruksi yang berkualitas. 

Apa Itu Screed Lantai?

Screed lantai adalah proses meratakan dan mengatur ketebalan permukaan beton segar setelah pengecoran agar sesuai dengan elevasi yang telah direncanakan. Tahap ini dilakukan sebelum proses finishing akhir, seperti trowel atau pelapisan lantai.

Screed sendiri dapat dilakukan secara manual menggunakan jidar atau papan perata yang umumnya dilakukan untuk proyek kecil. Namun, untuk area yang lebih luas dengan tingkat presisi yang cukup tinggi biasanya menggunakan surface finishing screed.

Mengapa Screed Lantai Itu Penting?

Pict by Canva.com

Ada beberapa alasan mengapa proses screed dalam pembangunan atau pengecoran pada lantai beton. Hal ini karena proses screed berpengaruh pada kualitas beton di akhir. 

Permukaan lantai lebih rata dan presisi

Proses ini membantu memastikan beton berada pada level yang diinginkan sesuai perencanaan. Dengan menggunakan peralatan yang tepat, permukaan lantai menjadi lebih rata dan presisi, baik untuk lantai beton ekspos maupun sebagai dasar sebelum pemasangan keramik atau pelapis lainnya.

Ketebalan beton lebih merata

Bagian ini membantu ketebalan beton tetap konsisten di seluruh area pengecoran. Tanpa peralatan yang tepat, beberapa bagian lantai bisa terlalu tipis ataupun terlalu tebal yang bisa berisiko menurunkan kekuatan struktur.

Mengurangi rongga dan retak dini

Selain meratakan, alat ini juga membantu memadatkan beton segar dan memastikan rongga udara di dalamnya dapat diminimalkan. Jika dibiarkan, rongga tersebut bisa melemahkan kekuatan pada beton dan memicu retak pada lantai.

Mempermudah proses finishing

saat proses screed dilakukan dengan baik dan benar maka akan menghasilkan permukaan beton yang rata da stabil. Tahapan finishing selanjutnya akan menjadi lebih mudah. Proses seperti trowel, pelapisan epoxy,  atau pemasangan keramik akan jauh lebih cepat.

Baca juga: Peran Truss Screed dan Jenis-Jenisnya dalam Proyek

Kapan Perlu Menggunakan Surface Finishing Screed?

EVERYDAY SURFACE FINISHING SCREED W/ BLADE 3.0M SFS3
Pict by Canva.com

Meskipun bisa digunakan secara manual menggunakan jidar. Untuk proyek dengan standar spesifikasi tinggi, penggunaan alat seperti surface finishing screed menjadi kebutuhan mutlak saat meratakan permukaan beton.

Pengecoran lantai skala menengah hingga besar

Beton sendiri memiliki waktu ikat yang terbatas, pada area luas alat screed mekanis mampu meratakan beton lebih cepat dibanding tenaga manusia sehingga mencegah terjadinya cold joint.

Membutuhkan hasil yang lebih rata dan konsisten 

Menggunakan Surface Finishing Screed, getaran mesin membantu menciptakan permukaan yang lebih seragam, minim gelombang, dan lebih stabil sehingga kualitas lantai tetap terjaga dari awal hingga akhir pekerjaan.

Mengejar efisiensi waktu pekerjaan

Penggunaan Surface Finishing Screed membantu mempercepat proses perataan beton, terutama pada proyek dengan target waktu ketat. Area yang luas dapat dikerjakan lebih cepat dibanding metode manual tanpa mengurangi kualitas hasil.

Area penggunaan alat

Alat ini umumnya digunakan pada pengecoran lantai gudang, parkiran, pabrik, dan jalan beton. Untuk area kecil masih bisa manual, namun untuk skala menengah hingga besar, penggunaan mesin lebih efisien dan konsisten.

Kesimpulan

Temukan berbagai kebutuhan pengecoran dapat Anda temukan melalui website Indoteknik.com  Dapatkan harga dan promo menarik lainnya untuk kebutuhan konstruksi

Loading