Cara Pakai Alat Pengukur Tekanan Ban yang Benar

Pict by Canva.com

Meski terlihat mudah penggunaannya, masih banyak yang belum mengetahui cara menggunakan alat pengukur tekanan ban yang tepat. Kondisi ini terjadi karena sebagian orang belum terbiasa menggunakan alat tersebut.

Padahal tekanan ban yang tidak sesuai bisa berbahaya bagi penggunanya. Untuk itu, mengetahui cara menggunakannya sangat lah penting untuk kenyamanan penggunanya. 

Apa Itu Alat Pengukur Tekanan Ban?

Alat pengukur tekanan ban adalah alat yang digunakan untuk mengetahui tekanan udara di dalam ban kendaraan. Dengan alat ini, pengguna dapat memastikan apakah tekanan ban sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan atau masih perlu ditambah maupun dikurangi.

Alat ini tersedia dalam beberapa jenis seperti pengukur tekanan an analog, digital, dan model pena (pen gauge), Masing-masing memiliki cara membaca hasil yang berbeda, tetapi dengan fungsi yang sama  yaitu memastikan tekanan ban ideal.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memeriksa Tekanan Ban?

Waktu terbaik untuk memeriksa tekanan ban adalah saat kondisi ban masih dingin, yaitu sebelum kendaraan digunakan atau setelah kendaraan berhenti setidaknya sekitar 2–3 jam. Hal ini penting karena tekanan udara di dalam ban dapat meningkat ketika ban digunakan dan terkena panas akibat gesekan dengan jalan.

Selain itu, pengecekan tekanan ban juga sebaiknya dilakukan secara rutin, misalnya setiap dua minggu sekali atau sebelum melakukan perjalanan jauh. Dengan melakukan pemeriksaan secara berkala, Anda dapat memastikan tekanan ban tetap berada pada angka yang ideal sehingga kendaraan lebih aman dan nyaman digunakan.

Baca juga: 7 Alasan Mengapa Pressure Gauge Tidak Berfungsi

Cara Mengukur Tekanan Ban dengan Alat Pengukur

Setelah mengetahui apa itu alat untuk mengukur tekanan ban dan waktu yang tepat untuk menggunakan alat ukur. Langkah berikutnya adalah cara menggunakan alat pengukur tekanan ban.

1. Siapkan alat pengukur tekanan ban

Langkah pertama adalah menyiapkan pengukur angin ban seperti Tekiro Tire Pressure Gauge yang akan digunakan. Pastikan alat dalam kondisi baik agar hasil pengukuran tekanan ban lebih akurat.

2. Buka tutup pentil ban

Langkah berikutnya adalah membuka tutup pentil ban kendaraan. Putar tutup pentil ke arah berlawanan jarum jam hingga terlepas, lalu simpan di tempat yang aman agar tidak hilang. Membuka tutup pentil akan memberikan akses untuk menempelkan pengukur tekanan angin pada bagian katup ban.

3. Tempelkan alat pengukur pada pentil ban

Setelah tutup pentil ban dibuka, tempelkan ujung alat pengukur tekanan ban pada pentil. Tekan alat secara lurus dan rapat agar tidak ada udara yang keluar saat proses pengukuran berlangsung. Jika terdengar suara angin bocor, coba atur kembali posisi alat hingga terpasang dengan benar.

4. Baca angka tekanan ban

Setelah alat terpasang dengan benar, perhatikan angka yang muncul pada alat pengukur. Angka tersebut menunjukkan tekanan udara di dalam ban, biasanya dalam satuan PSI atau bar.

5. Sesuaikan tekanan udara jika diperlukan

Jika tekanan tidak sesuai terlalu rendah atau terlalu tinggi, sesuaikan dengan menambah atau mengurangi udara hingga mencapai tekanan yang direkomendasikan. Setelah menambahkan angin, Anda bisa menggunakan alat ukur kembali untuk mengecek apakah sudah sesuai.

Berapa Tekanan Ban yang Ideal?

Pict by Canva.com

Umumnya setiap kendaraan memiliki rekomendasi tekanan yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. Selain itu, tekanan ban juga dipengaruhi oleh jenis kendaraan dan ukuran bannya. 

Tekanan Ban Mobil

Pada mobil penumpang, tekanan ban biasanya berada di kisaran 30–40 PSI. Namun angka pastinya dapat berbeda tergantung tipe kendaraan dan ukuran ban. Rekomendasi tekanan ban biasanya dapat ditemukan pada stiker di bagian pintu pengemudi atau buku manual kendaraan.

Tekanan Ban Motor

Untuk sepeda motor, tekanan ban umumnya berada di kisaran 28–33 PSI. Tekanan ini juga bisa berbeda tergantung jenis motor serta kondisi penggunaan, misalnya berkendara sendiri atau membawa penumpang.

Kesimpulan

Menggunakan alat pengukur angin ban memang mudah, namun pastikan penyimpanan dan penggunaannya sesuai untuk memperpanjang umur alat. Cek promo pengukur tekanan ban melalui website resmi Indoteknik.com. Temukan kebutuhan bengkel lainnya dengan harga dan promo menarik lainnya hanya di Indoteknik.com

Loading