
Banyak yang fokus ke mesin kompresor, tapi jarang yang benar-benar memperhatikan tangki udara. Padahal fungsi tangki udara sendiri sama pentingnya dengan mesin kompresor agar dapat berjalan sesuai fungsinya.
Tanpa tangki udara, kompresor bisa bekerja lebih berat dan tekanan udara yang dihasilkan cenderung tidak stabil. Hal ini tentu berpengaruh pada performa alat yang digunakan. Lengkapnya, simak penjelasan berikut.
Daftar Isi
Apa itu Tangki Udara Kompresor?
Tangki udara kompresor adalah komponen yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan udara bertekanan yang dihasilkan oleh kompresor. Udara yang dihasilkan tidak langsung digunakan, melainkan ditampung terlebih dahulu agar dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Selain itu, fungsi tangki udara kompresor tidak hanya sebagai penyimpanan, tetapi juga membantu menjaga tekanan tetap stabil dan mengurangi beban kerja kompresor. Dengan adanya tangki udara, penggunaan alat pneumatik menjadi lebih optimal dan konsisten.
Fungsi Tangki Udara Kompresor

Sebenarnya fungsi tangki udara tidak sebatas tempat penyimpanan udara bertekanan saja. Komponen ini juga berperan dalam beberapa bagian agar kompresor dapat berproses dengan aman dan stabil.
Menyimpan Udara Bertekanan
Fungsi utama tangki udara pada kompresor adalah menyimpan udara bertekanan. Udara tersebut tidak langsung digunakan seluruhnya, melainkan ditampung terlebih dahulu di dalam tangki sebagai cadangan tanpa menunggu kompresor bekerja dari awal.
Menjaga Tekanan Tetap Stabil
Alat ini memiliki fungsi lain yaitu menjaga tekanan udara tetap stabil saat digunakan. Hal ini karena udara dalam tangki dapat meredam fluktuasi tekanan yang dihasilkan kompresor Tanpa tangki, udara akan menjadi tidak stabil.
Mengurangi Kerja Kompresor
Adanya cadangan udara kompresor tidak perlu perlu terus menerus menyala setiap kali dibutuhkan. Ini membuat kerja kompresor jauh lebih ringan dan efisien. Kondisi ini juga akan membantu memperpanjang umur pemakaian kompresor.
Membantu Pendinginan & Kondensasi
Udara yang dihasilkan oleh kompresor umumnya memiliki suhu yang cukup tinggi. Saat udara masuk ke dalam tangki, udara mengalami proses pendinginan secara alami. Proses ini membantu mengubah uap air yang terkandung di dalam udara menjadi cairan (kondensasi).
Baca juga: Cek! 11 Merk Kompresor Angin Terbaik untuk Bengkel dan Bisnis
Jenis Tangki Udara
Umumnya jenis tangki udara terbagi menjadi beberapa. Jenis tangki udara berdasarkan posisi dan jenis udara berdasarkan penggunaannya. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan mengenai beberapa jenisnya.
Tangki Horizontal
Tangki horizontal termasuk jenis tangki udara berdasarkan posisi biasanya digunakan pada kompresor portable karena bentuknya memanjang dan lebih stabil saat diletakan di permukaan. Jenis ini banyak ditemukan pada penggunaan rumahan atau pekerjaan ringan.
Tangki Vertikal
Jenis tangki vertikal merupakan jenis tangki udara berdasarkan posisi karena memiliki bentuk yang cenderung berdiri ke atas sehingga cenderung lebih hemat tempat. Jenis ini lebih sering digunakan pada kebutuhan industri atau workshop dengan ruang terbatas.
Tangki Built-in
Tangki built-in merupakan tangki yang menyatu dengan kompresor dan umumnya digunakan karena lebih praktis tanpa instalasi tambahan. Jenis ini banyak ditemukan pada kompresor kecil hingga menengah, meskipun pada beberapa kompresor besar juga masih digunakan.
Tangki tambahan
Berbeda dengan tangki tambahan (external air receiver) adalah tangki yang dipasang terpisah dari kompresor. Biasanya tangki ini digunakan untuk menambah kapasitas penyimpanan udara, terutama untuk industri yang memerlukan beban kerja tinggi.
![]()






