Mengenal Jenis-Jenis Aki Mobil Beserta Kelebihannya

Pictutre by Canva.com

Bagi pemilik kendaraan mobil mengenal jenis aki dapat membantu dalam memilih aki yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan. Setiap aki sendiri berbeda-beda karena memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya tersendiri

Umumnya orang hanya mengetahui jenis aki seperti aki kering dan basah. Padahal, jenisnya sendiri tidak terbatas pada dua aki tersebut. Lebih lengkapnya, simak jenis-jenis aki mobil di bawah ini. 

Jenis-Jenis Aki yang Umum Ditemukan

Picture by Canva.com

Aki bagi kendaraan sendiri merupakan bagian penting untuk mendukung berbagai sumber kelistrikan di mobil. Pemilik kendaraan perlu mengenal jenis-jenis aki beserta karakteristiknya sebelum melakukan penggantian. 

1. Aki Basah

Jenis aki yang menggunakan cairan elektrolit berupa larutan asam sulfat sebagai mode penyimpanan dan penyalur energi listrik. Sering digunakan karena harganya relatif terjangkau di pasaran. Kelebihan lainnya mampu menghasilkan arus listrik yang besar untuk kebutuhan starter.

2. Aki Kering (MF) 

Salah satu jenis aki yang didesain dengan kebutuhan perawatan yang minim. Berbeda dengan aki basah, aki ini tidak memerlukan penambahan air aki secara berkala karena elektrolitnya tersimpan dalam wadah tertutup. Keunggulannya, lebih praktis dan tidak perlu menambah air aki rutin, risiko kebocoran rendah, hinggan tampilan lebih bersih.

3. Aki Hybrid

Pengembangan dari aki basah yang menggabungkan teknologi aki konvensional dan aki kalsium. Aki ini dirancang untuk mengurangi penguapan sehingga perawatan lebih rendah. Kelebihan lainnya aku ini memiliki harga terjangkau. Biasanya digunakan pada mobil penumpang dengan kebutuhan listrik standar/

4. Aki Kalsium 

Jenis aki yang menggunakan campuran kalsium pada pelat positif dan negatifnya merupakan jenis aki kalsium. Tipe aki ini biasanya mengurangi penguapan cairan elektrolit dan menekan kehilangan daya saat aki tidak digunakan dalam waktu tertentu. Kelebihan aki tipe ini adalah umur pakai yang lebih panjang dan cocok untuk kendaraan dengan perjalanan jarak jauh. 

5.Aki AGM 

Varian aki AGM sendiri menggunakan separator berbahan serat kaca untuk menyerap dan menahan elektrolit di dalam aki. Keunggulannya adalah dapat lebih tahan getaran dan guncangan, pengisian daya lebih cepat, dan minim perawatan. Mobil yang memiliki fitur start-stop system, mobil premium dengan banyak perangkat elektronik cocok menggunakan jenis aki ini

6. Aki Gel

Model aki gel sendiri memiliki ciri khas karena elektrolitnya berbentuk gel bukan cairan seperti pada aki basah. Bentuknya yang gel tersebut membantu mengurangi risiko kebocoran. Selain itu, aki ini lebih tahan terhadap getaran dan guncangan. Pemakaian di kendaraan listrik tertentu, kendaraan yang memiliki UPS ((Uninterruptible Power Supply), dan juga dengan sistem tenaga surya bisa menggunakan jenis aki gel.

7. Aki Lithium 

Memiliki teknologi lithium sebagai penyimpanan energinya merupakan salah satu ciri dari aki lithium. Dibanding aki konvensional, aki ini memiliki bobot yang lebih ringan dengan kepadatan lebih tinggi sehingga performanya baik. Tidak hanya itu, kelebihan aki lithium adalah proses pengisian daya relatif lebih cepat dengan kapasitas penyimpanan energi lebih tinggi. Mobil listrik, kendaraan dengan performa tinggi, cocok menggunakan model aki ini.

Baca juga: Cara Cas Aki Motor yang Benar agar Tetap Optimal

Faktor yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Aki

jenis-jenis aki
Picture by Canva.com

Meski terlihat sama, nyatanya setiap aki memiliki tipe yang berbeda-beda. Ada aki yang cenderung cocok untuk mobil listrik, mobil untuk berkendara jauh, dan yang lainnya. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apa saja faktornya.

Sesuaikan kebutuhan

Setiap mobil dan pengguna memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Misalnya, mobil dengan banyak aksesori kelistrikan atau kebutuhan daya yang tinggi mungkin memerlukan jenis aki tertentu agar performa sistem kelistrikan tetap optimal. Sementara itu, untuk penggunaan harian dengan kebutuhan standar, aki konvensional umumnya sudah cukup memenuhi kebutuhan kendaraan. . 

Kapasitas

Setiap kendaraan memiliki kapasitas yang berbeda-beda sesuai yang direkomendasikan oleh pabrikan. Penggunaan aki dengan kapasitas yang terlalu kecil dapat membuat kebutuhan listrik tidak terpenuhi secara optimal begitupun sebaliknya.

Jenis aki 

Selain kapasitas, jenis aki juga perlu diperhatikan sebelum membeli. Setiap jenis aki memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi perawatan, umur pakai, maupun harga. Oleh karena itu, pilihlah jenis aki yang sesuai dengan kebutuhan penggunaan dan anggaran yang dimiliki.

Posisi terminal

Penting untuk melihat posisi terminal karena akan memengaruhi pemasangan pada kendaraan. Umumnya posisi ini ditandai dengan kode L (Left) dan R (Right), Memilih posisi terminal yang tidak sesuai dapat menyebabkan kabel kendaraan tidak dapat terhubung dengan baik ke aki.

Kesimpulan

Jenis-jenis aki sangat berperan bagi kendaraan agar listrik yang dihasilkan bisa  tersuplai dengan maksimal. Tidak semua jenis aki elektrolitnya berbentuk cairan, tetapi juga gel, Maka dari itu penting untuk menyesuaikan jenis-jenis aki berdasarkan kebutuhan dan rekomendasi pabrikan. 

Untuk mempermudah pemeriksaan kondisi aki, Anda dapat menggunakan battery tester yang tersedia di Indoteknik.com. Temukan kebutuhan otomotif lainnya mulai dari toolset, alat ukur, dan lainnya dengan harga dan promo menariknya. 

Loading