Hindari Kesalahan Ini Saat Menggunakan Feeler Gauge

Picture by Canva.com

Kesalahan menggunakan feeler gauge bisa saja terjadi baik karena faktor alatnya maupun penggunaanya yang tidak tepat. Penting bagi pengguna untuk menghindari kesalahan saat menggunakan feeler gauge.

Nyatanya, penggunaan yang tidak tepat dapat berakibat tidak hanya pada hasil tapi pada alat yang digunakan. Untuk itu, penting untuk mengetahui kesalahan apa yang sering dilakukan pengguna feeler gauge dan juga penyebab feeler gauge cepat rusak. 

Kesalahan Menggunakan Feeler Gauge

Picture by Canva.com

Terkadang pengguna secara tidak sadar melakukan kesalahan menggunakan feeler gauge. Kesalahan ini bisa terjadi baik karena keteledoran maupun kurangnya pengetahuan terkait penggunaan feeler gauge. Berikut beberapa kesalahan yangs sering terjadi karena penggunaan yang salah. 

Ukuran yang Tidak Sesuai

Salah memilih ukuran menjadi kesalahan yang sering terjadi. Penggunaan ukuran yang terlalu tebal maupun terlalu tipis dapat membuat hasil pengukuran celah menjadi tidak akurat dan berpotensi memengaruhi penyetelan komponen

Memasukkan Feeler Gauge Secara Paksa

Kesalahan yang mungkin tidak disadari pengguna selanjutnya adalah saat memasukan alat secara paksa dapat membuat lembar feeler gauge tertekuk dan berisiko merusak permukaan komponen yangs edang diukur.

Mengukur pada Komponen yang Masih Panas

Saat komponen sedang panas, pengukuran bisa menjadi kurang akurat. Hal ini karena ukuran celah pada beberapa komponen mesin dapat berubah akibat suhu yang masih tinggi. Kondisi ini juga akan berbahaya bagi mekanik maupun teknisi yang melakukannya.

Menggunakan Feeler Gauge yang Kotor

Meskipun terlihat sepele, feeler gauge yang kotor tentu akan berdampak pada pengukuran. Debu, oli, maupun kotoran yang menempel pada feeler gauge dapat memengaruhi tingkat presisi pengukuran. 

Menggunakan Lembaran yang Sudah Bengkok

Saat lembaran feeler gauge sudah bengkok sebaiknya tidak digunakan kembali untuk pengukuran presisi. Bentuk lembar yang berubah dapat memengaruhi ketebalan aktual sehingga perhitungan menjadi kurang tepat

Menggunakan Lembaran Secara Sembarangan

Sebagian pengguna terkadang ng menggabungkan beberapa lembar feeler gauge tanpa menghitung total ketebalannya dengan benar. Jika dilakukan secara sembarangan, hasil pengukuran bisa meleset dan membuat penyetelan komponen menjadi kurang sesuai standar.

Baca juga: Apa itu Pressure Gauge, Fungsi, hingga Cara Menggunakannya

Penyebab Feeler Gauge Cepat Rusak

Picture by Canva.com

Jika kesalahan penggunaan cenderung berfokus ke perilaku penggunaan saat menggunakan feeler gauge. Penyebab kali ini lebih berfokus pada kondisi feeler gauge baik saat sebelum digunakan, saat digunakan, dan penyimpanannya. Simak pejelasannya

Lembaran mulai bengkok

Penyebab pertama adalah masalah pada lembaran feeler gauge yang bengkok.  Biasanya hal ini terjadi akibat penggunaan yang terlalu kasar, sering dipaksa masuk ke celah sempit, atau penyimpanan yang kurang tepat. Lembaran yang bengkok dapat mempengaruhi ketebalan feeler gauge sehingga hasil pengukuran menjadi kurang akurat.

 Material mulai aus

Penggunaan secara terus menerus biasanya menyebabkan permukaan material mulai mengalami keausan. Biasanya ditandai dengan permukaan lembar yang tidak lagi rata, muncul goresan, atau ukuran ketebalan yang berubah

Muncul karat pada permukaan  

Karat pada permukaan feeler muncul akibat penyimpanan yang salah. Kondisi lembab atau alat jarang dibersihkan setelah digunakan menjadi salah satu pemicu munculnya karat. Ini membuat permukaan feeler gauge menjadi kasar tetapi juga memengaruhi akurasi pengukuran dan kenyamanan saat digunakan

Kesimpulan 

Nyatanya kesalahan menggunakan feeler gauge bisa terjadi saat proses pengukuran maupun saat penyimpanan alat dilakukan dengan kurang tepat. Oleh karena itu, penggunaan feeler gauge perlu dilakukan secara hati-hati agar hasil pengukuran tetap akurat dan kondisi alat tetap terjaga untuk penggunaan jangka panjang.

Loading