
Meski namanya sama-sama cleaning (pembersihan), nyatanya tidak semua cleaning memiliki kapasitas yang sama. Setiap cleaning memiliki perbedaan, seperti perbedaan general cleaning dan deep cleaning.
Saat kebutuhan cleaning semakin kompleks, maka kebutuhan baik dari segi sumber daya, waktu, dan peralatan semakin diperhitungkan. Lebih lengkapnya simak penjelasan berikut.
Daftar Isi
Apa Itu Definisi General Cleaning?
General cleaning adalah proses pembersihan rutin yang dilakukan untuk menjaga kebersihan area yang sering digunakan. Kegiatan ini biasanya mencakup pekerjaan dasar seperti menyapu, mengepel, mengelap permukaan.
Cleaning ini berfokus pada bagian yang terlihat dan mudah dijangkau, sehingga cocok dilakukan secara berkala, baik harian maupun mingguan.
Apa Itu Deep Cleaning?
Deep cleaning adalah proses pembersihan menyeluruh yang dilakukan untuk membersihkan kotoran hingga ke bagian yang sulit dijangkau. Berbeda dengan pembersihan rutin, metode ini mencakup area tersembunyi seperti sela-sela, bawah furnitur, hingga noda atau kerak membandel yang tidak bisa dibersihkan dengan cara biasa.
Baca juga: Cek Alat Cleaning Service: Mana yang Wajib dan Tambahan
Perbedaan General Cleaning dan Deep Cleaning
Banyak yang bertanya-tanya perihal perbedaan general cleaning dan deep cleaning yang perlu diperhatikan baik pengguna maupun penyedia jasa. Lebih lengkapnya simak penjelasan berikut.
1. Cakupan Pembersihan
Biasanya general cleaning fokus pada area yang sering terlihat dan digunakan sehari-hari, seperti menyapu, mengepel, dan membersihkan permukaan. Sementara itu, deep cleaning mencakup area yang jarang dijangkau, seperti bawah furnitur, sela-sela, hingga kerak membandel
2. Frekuensi Pengerjaan
Umumnya, general cleaning lebih dilakukan secara rutin bisa harian maupun mingguan yang cakupannya seperti mengepel, menyapu, membuang sampah. Berbeda dengan deep cleansing yang jarang dilakukan misal bulanan atau saat kondisi sudah cukup kotor seperti bersih-bersih gudang penyimpanan.
3. Tingkat Detail
General cleaning cenderung membersihkan bagian luar atau yang terlihat saja seperti lantai, meja, dan tempat sampah. Sebaliknya, deep cleaning lebih detail karena menyasar kotoran yang tersembunyi dan sulit dibersihkan.
4. Waktu dan Tenaga
Pengerjaan general cleaning cenderung lebih cepat dan ringan karena dilakukan harian atau mingguan. Sementara itu deep cleaning membutuhkan waktu lebih lama dan tenaga ekstra karena prosesnya lebih detail.
5. Kebutuhan Peralatan
Kebutuhan untuk general cleaning umumnya mencakup peralatan seperti mop, ember, sapu, pengki, kain microfiber, dan vacuum cleaner ringan. Sedangkan, deep cleansing membutuhkan peralatan seperti floor scrubber, wet & dry vacuum, hingga high pressure cleaner
![]()






