
Kemunculan suara berdecit saat mobil digunakan sebenarnya bukan tanpa alasan. Biasanya terdapat beberapa komponen yang membuat mobil berdecit saat digunakan. Bahkan dalam kondisi tertentu bunyi nya bisa sangat mengganggu.
Terdapat beberapa komponen yang bisa dicek pengguna mobil saat mendengar bunyi decitan. Periksa sumber bunyi apakah mobil berdecit saat digas atau hanya saat-saat tertentu saja. Agar tidak menebak-nebak, simak penjelasan berikut.
Daftar Isi
9 Penyebab Mobil Bunyi Berdecit

Komponen yang menimbulkan decitan pada saat mobil digunakan tentu membuat risih dan khawatir pengguna mobil. Untuk membantu menemukan penyebabnya, perhatikan dari mana suara berasal dan kapan bunyi muncul. Berikut sembilan komponen yang perlu diperiksa.
Cek V-Belt jika mobil bunyi berdecit saat digas
Saat V-belt mulai aus, kendor, atau licin, komponen ini dapat menimbulkan suara decit pada mobil. Bunyi biasanya lebih terdengar saat mesin baru dinyalakan atau ketika putaran mesin meningkat. Jika mobil berdecit saat injak gas, V-belt beserta tensioner dan pulley juga perlu diperiksa.
Tensione atau penegang belt
Saat belt melemah atau aus, belt bisa bisa menjadi kendor dan menimbulkan suara berceit. Kondisi tensioner yang bermasalah juga membuat pergerakan belt tidak stabil. Fungsi tensioner atau penegang belt jadi tidak maksimal.
Puli pada jalur belt
Jika puli tidak sejajar atau bearing di dalamnya mulai aus, bunyi berdecit bisa saja muncul. Suaranya biasanya ikut berubah ketika putaran mesin meningkat. Jik semakin parah, pengecekan lebih lanjut sangat dianjurkan.
Cek bushing suspensi
Bunyi berdecit pada mobil saat jalan rusak bisa berasal dari bushing suspensi yang sudah aus, retak, atau kering. Kondisi ini biasanya terasa ketika suspensi bergerak naik-turun. Periksa kondisi karet bushing dan pastikan tidak ada bagian yang pecah atau longgar.
Bushing stabilizer
Pada bagian stabilizer, bushing membantu meredam gerakan batang agar tetap stabil. Keausan pada bagian ini dapat memunculkan suara berdecit saat mobil melewati permukaan jalan yang tidak rata. Cek apakah bushing sudah mengeras, retak, atau tidak lagi mencengkeram batang stabilizer dengan baik.
Ball joint
Suara ngik-ngik saat roda bergerak atau setir dibelokkan bisa mengarah ke ball joint. Masalah biasanya muncul ketika komponen mulai aus atau pelumasannya berkurang. Kondisi boot karet juga perlu diperiksa karena kerusakan pada bagian ini dapat membuat kotoran masuk.
Dudukan shockbreaker atau strut mount
Di bagian atas shockbreaker terdapat strut mount yang membantu menopang sistem suspensi. Keausan pada dudukan ini dapat memicu bunyi ketika mobil berbelok atau melewati jalan bergelombang. Periksa bagian dudukan dan bearing strut untuk memastikan tidak ada kelonggaran atau kerusakan.
Kampas rem
Decitan saat pedal rem diinjak sering berkaitan dengan kondisi kampas rem. Permukaan yang kotor, aus, atau tidak rata dapat menyebabkan gesekan menghasilkan suara. Cek ketebalan kampas dan pastikan permukaannya masih dalam kondisi baik.
Cakram rem
Selain kampas, cakram rem juga perlu diperiksa. Permukaan cakram yang kotor, aus, atau tidak rata dapat memicu bunyi berdecit saat pengereman. Periksa apakah terdapat goresan, karat, atau permukaan yang sudah tidak rata.
Baca juga: Bingung Perbedaan Tie Rod dan Rack End? Ini Penjelasannya
Cara Mengatasi Bunyi Ngik-Ngik pada Mobil

Bunyi ngik-ngik pada mobil sering kali mengganggu jika terus diabaikan. Bagi beberapa pengguna, bunyi berdecit yang muncul bisa semakin parah jika tidak langsung diatasi. Cek selengkapnya tentang cara mengatasi bunyi ngik ngik atau decit pada mobil.
Bersihkan komponen yang kotor
Debu dan kotoran pada area tertentu bisa memicu bunyi berdecit. Bersihkan bagian yang relevan terlebih dahulu sebelum melakukan penanganan lain. Pembersihan ringan kadang sudah cukup mengurangi bunyi.
Gunakan pelumas pada komponen yang membutuhkan
Untuk bagian seperti engsel, sambungan, atau komponen bergerak tertentu, pelumas serbaguna seperti Rexco 50 bisa digunakan untuk membantu mengurangi gesekan dan bunyi. Gunakan secukupnya pada bagian yang memang membutuhkan pelumasan.
Periksa bushing dan ball joint
Jika bunyi muncul saat melewati jalan rusak atau berbelok, cek bushing, ball joint, dan bagian suspensi lainnya. Jika kondisinya kering atau aus, lakukan penanganan sesuai kondisi komponen. Komponen yang sudah aus sebaiknya tidak hanya mengandalkan pelumas.
Setel belt yang terlalu kendor
Jika bunyi berasal dari area mesin, cek ketegangan V-belt atau serpentine belt. Jangan menyemprot pelumas ke belt karena justru bisa membuatnya selip. Lakukan penyetelan sesuai spesifikasi kendaraan.
Cek kampas dan cakram rem
Kalau bunyi muncul saat pengereman, periksa kampas dan cakram. Hindari penggunaan pelumas pada permukaan pengereman. Pastikan tidak ada kotoran atau keausan berlebih pada kedua bagian tersebut.
Ganti komponen yang sudah aus
Jika sumber bunyi berasal dari komponen yang retak, longgar, atau aus, penggantian biasanya menjadi solusi yang lebih tepat. Jangan menunda jika bunyi terus muncul atau semakin keras.
Baca juga: Kenali Fungsi Ball Joint Mobil dan Dampaknya Jika Rusak
Kapan Mobil Berdecit Perlu Diperiksa di Bengkel?

Bunyi berdecit sebaiknya diperiksa di bengkel jika terus muncul meski sudah dilakukan pengecekan sederhana. Terutama jika suara semakin keras atau disertai gejala lain yang mengganggu kenyamanan dan keamanan berkendara.
Bunyi semakin keras
Jika suara decit makin sering atau semakin keras, kemungkinan ada komponen yang mulai aus dan perlu diperiksa lebih lanjut.
Muncul getaran
Bunyi yang disertai getaran pada setir, pedal, atau bodi mobil bisa menandakan masalah pada rem, roda, atau kaki-kaki.
Setir terasa tidak normal
Jika setir terasa berat, longgar, atau muncul bunyi saat dibelokkan, sebaiknya segera cek bagian kemudi dan suspensi.
Pengereman Berubah
Decitan yang disertai pengereman kurang pakem, pedal bergetar, atau mobil menarik ke satu sisi perlu segera diperiksa.
Bunyi tetap muncul
Jika bunyi tetap muncul setelah area yang kotor dibersihkan atau komponen sederhana sudah dicek, pemeriksaan di bengkel lebih disarankan.
Kesimpulan
Bunyi berdecit pada mobil bisa berasal dari berbagai komponen, mulai dari belt, suspensi, hingga sistem rem. Perhatikan kapan suara muncul untuk membantu menemukan sumber masalahnya, lalu lakukan pengecekan sederhana terlebih dahulu.
Peralatan bengkel hingga mesin cek kaki-kaki dapat Anda temukan melalui website Indoteknik.com . Pilihan kebutuhan bengkel original yang cocok untuk semua kebutuhan dan jangan sampai ketinggalan promonya.
FAQ Seputar Mobil Bunyi Berdecit
![]()







