Meski sama-sama kacamata, nyatanya setiap kacamata memiliki fungsi dan tujuan berbeda-beda. Contohnya seperti perbedaan kacamata safety dengan kacamata biasa sebagai pelindung saat proses pengelasan.
Pasalnya, masih banyak yang menggunakan kacamata biasa saat melakukan proses pengelasan. Hal ini tentu akan membahayakan bagi penggunannya. Untuk itu, mengenal perbedaan kacamata safety dengan kacamata biasa dapat meminimalisir bahaya yang terjadi.
Daftar Isi
Perbedaan Kacamata Safety dan Kacamata Biasa untuk Pengelasan
Umumnya perbedaan kacamata safety dan kacamata biasa bukan hanya dari modelnya tetapi juga material yang digunakan. Memahami perbedaan ini bisa membantu pengguna untuk lebih aman dalam proses pengelasan.
Fungsi Utama
Fungsi kacamata safety sendiri untuk melindungi mata dari berbagai risiko saat bekerja, seperti percikan api, debu, hingga paparan cahaya berbahaya. Sedangkan kacamata biasa yang berwarna gelap hanya mengurangi silau, tanpa memberikan perlindungan khusus.
Perlindungan terhadap Cahaya dan Percikan
Perlindungan pada kacamata safety berfungsi untuk melindungi mata dari paparan cahaya intens seperti sinar UV dan infrared yang dihasilkan saat proses pengelasan. Sementara, untuk kacamata biasa tidak memiliki perlindungan terhadap radiasi maupun percikan sehingga tidak melindungi mata sama sekali.
Material dan Ketahanan
Material yang digunakan untuk dibuat dari material yang kuat dan tahan benturan. Hal ini berguna untuk melindungi mata dari risiko percikan, partikel saat bekerja. Kacamata biasa biasanya tidak memiliki material yang dirancang untuk proses pengelasan sehingga kurang aman saat digunakan.
Risiko Menggunakan Kacamata Biasa untuk Pengelasan
Beberapa orang mungkin masih belum mengetahui risikonya sampai hal tersebut terjadi. Untuk meminimalisir hal tersebut, mengenal risikonya dari awal adalah langkah yang tepat untuk itu kenali beberapa risikonya.
mata terpapar sinar UV/infrared
Paparan sinar UV dan infrared dari proses pengelasan dapat berdampak langsung pada mata.
Untuk jangka panjang, paparan tersebut juga berisiko menimbulkan kerusakan pada mata jika terjadi secara berulang tanpa perlindungan yang memadai.
risiko iritasi / kerusakan mata
Awal paparan tanpa perlindungan bisa menyebabkan iritasi ringan seperti mata merah, perih, atau terasa seperti kemasukan pasir. Jika terjadi berulang, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan yang lebih serius, bahkan berisiko menyebabkan kerusakan pada mata.
percikan logam panas
Jika menggunakan kacamata biasa percikan logam panas saat proses pengelasan dapat langsung mengenai area mata. Kondisi ini tentu bisa menyebabkan luka ringan hingga cedera serius jika terus menggunakan kacamata biasa.
penglihatan terganggu
Paparan cahaya akibat proses pengelasan hanya dengan menggunakan kacamata biasa bisa mengakibatkan pandangan menjadi kabur atau tidak fokus setelah proses pengelasan. Apabila kejadian tersebut terjadi secara berulang tidak hanya mengganggu kenyamanan tapi mempengaruhi kesehatan mata
Kenapa Harus Menggunakan Kacamata Safety untuk Pengelasan
Proses pengelasan biasanya menghasilkan cahaya sangat terang (UV & infrared) yang bisa langsung merusak mata. Bahkan tanpa terasa, paparan singkat aja bisa bikin mata perih seperti “terbakar” (welder’s flash). Peran kacamata safety ini yang melindungi mata dari resiko tersebut.
Selain itu, kacamata safety juga melindungi mata dari percikan logam panas yang bisa mengenai mata kapan saja. Kacamata safety dirancang untuk menahan benturan dan panas, sedangkan kacamata biasa tidak.
Tanpa perlindungan yang tepat, risiko yang muncul bukan cuma iritasi sementara, tapi juga bisa berujung pada gangguan penglihatan hingga kerusakan mata dalam jangka panjang. Rekomendasi berbagai jenis kacamata safety dapat Anda temukan melalui website resmi Indoteknik.
![]()





