
Mesin las sendiri membutuhkan alat ukur pengelasan untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai standar. Pengukuran yang tepat dapat menghasilkan sambungan yang kuat, rapi, dan minim kesalahan.
Selain itu, penggunaan alat ukur juga membantu welder dalam mengontrol parameter penting selama proses pengelasan, sehingga hasil yang diperoleh lebih konsisten dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Daftar Isi
Alat ukur Pengelasan dan Gambarnya
Alat ukur pada proses pengelasan sendiri beragam tergantung kebutuhan. Umumnya, Alat yang digunakan untuk mengukur mengukur dimensi, celah sambungan, hingga parameter pendukung seperti arus dan aliran gas.
1. Welding Gauge
Alat ini digunakan untuk mengukur ukuran hasil las seperti tinggi dan lebar bead. Penggunaan ini bertujuan untuk memastikan hasil pengelasan sesuai standar. Cocok dipakai saat inspeksi kualitas pada sambungan
2. . Jangka Sorong (Vernier Caliper)
Meskipun terlihat sederhana, nyatanya jangka sorong menjadi alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan material atau diameter pada hasil las. Jangka sorong ini digunakan untuk memastikan bahwa ukuran sebelum dan sesudah pengelasan tetap sesuai. Berbagai lini pekerjaan teknik , termasuk pengelasan umumnya menggunakan jangka sorong untuk mengukur hasil agar lebih presisi
3. Mistar Baja (Steel Ruler)
Pemakaian mistar baja biasanya digunakan saat mengukur panjang atau jarak secara sederhana. Contoh penggunaannya sendiri diperlukan untuk melakukan pengecekan awal sebelum proses pengelasan. Kelebihan lainnya, alat ini mudah digunakan dan menjadi alat dasar di lapangan
Baca juga: Macam-Macam Posisi Pengelasan dan Penjelasannya
4. Feeler Gauge
Untuk mengukur celah maupun jarak antar material sebelum di las dapat menggunakan feeler gauge. Celah yang tepat penting untuk memastikan penetrasi las yang baik. Sambungan dengan toleransi tertentu cocok menggunakan feeler gauge untuk pengelasan.
5. Waterpass (Spirit Level)
Memastikan posisi benda kerja tetap rata atau lurus waterpass menjadi salah satu alat ukur yang digunakan untuk pengelasan, Berfungsi untuk menjaga hasil pengelasan tidak miring atau tidak presisi. Pekerjaan konstruksi atau instalasi sering menggunakan alat ini.
![]()





