
Setrika menjadi salah satu alat elektronik yang dimiliki kebanyakan orang di rumah. Berfungsi untuk menghaluskan dan merapikan pakaian, setrika menjadi salah satu alat yang penting. Namun, beberapa orang mengalami masalah pada setrikanya, salah satunya kendala setrika tidak panas.
Kondisi setrika tidak panas ini tentu akan sedikit merepotkan. Hal ini bisa bikin hasil setrika jadi tidak maksimal. Pasalanya, setrika yang panas membuat kain melunak dan membuatnya rapi. Akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya, jika setrika tidak mau panas maka pakaian akan tetap menjadi kusut dan kurang rapi. Lalu, apa yang menyebabkan setrika tidak mau panas? Simak selengkapnya.
Daftar Isi [hide]
Apa Penyebab Setrika Tidak Panas?

Penyebab setrika tidak panas sendiri bermacam-macam tergantung sumber masalahnya. Sebelum memperbaikinya, penting untuk mengetahui apa yang menyebabkan setrika menjadi tidak panas. Berikut beberapa penyebab yang mungkin dihadapi dan solusi memperbaikinya.
Kabel setrika bermasalah
Penyebab yang sering ditemui yaitu masalah pada kabel setrika. Kabel setrika yang bermasalah biasanya terjadi karena kabel putus, terkelupas, atau steker yang longgar sehingga tidak menghantarkan arus listrik dan membuat setrika tidak panas.
Solusinya,adalah mengecek keadaan kabel, jika saat menyalakan dan kabel digerakin lampunya menyala-mati maka ada indikasi kabel putus. Jika kabel masih panjang, potong bagian yang rusak, lalu sambung dengan memelintir kabel tembaga hingga rapat dan isolasi dengan rapat. Jika kabel terkelupas, bisa manfaatkan isolasi untuk membungkusnya.
Saklar thermostat bermasalah
Masalah pada termostat juga menyebabkan setrika menjadi tidak panas. Penyebabnya antara lain kotor, aus, atau mengalami kerusakan, aliran listrik ke elemen pemanas bisa terputus. Tanda-tanda saklar bermasalah biasanya setrika tidak merespons saat suhu diubah atau hanya bisa panas pada tingkat tertentu.
Cara memperbaiki setrika tidak panas, yaitu dengan putar saklar ke suhu paling tinggi dan lihat apakah ada perubahan. Jika masih tidak panas, bersihkan bagian saklar dari debu atau kotoran dengan kuas kecil atau semprotan udara. Jika masih bermasalah kemungkinan besar yang terjadi adalah termostat rusak dan perlu diganti.
Bagian pemanas rusak
Kerusakan lainnya juga terjadi pada elemen pemanas yang menjadi penyebab setrika tidak mau panas. Hal ini bisa disebabkan oleh usia pemakaian, lonjakan listrik, atau material elemen yang terbakar. Tanda-tanda elemen rusak biasanya setrika terasa dingin atau hanya sedikit hangat meskipun suhu sudah diatur tinggi. Jika dibiarkan, setrika tidak akan berfungsi dengan baik dan perlu diperbaiki.
Untuk mengatasinya, Anda bisa mengganti elemen pemanas yang sesuai dengan tipe setrika agar kinerjanya tetap optimal. Jika tidak yakin cara menggantinya, sebaiknya bawa ke teknisi agar perbaikan lebih aman. Menggunakan elemen yang tepat akan membuat setrika kembali berfungsi dengan baik.
Sekring putus
Jika sekring putus, setrika tidak akan menyala sama sekali karena aliran listrik terhenti. Penyebabnya bisa karena usia pemakaian, korsleting, atau pemakaian daya berlebihan. Sekring yang rusak biasanya terlihat gosong atau terputus di bagian dalamnya. Jika dibiarkan, setrika tidak akan bisa digunakan hingga sekring diganti.
Untuk mengatasinya, bongkar bagian dalam setrika dan temukan sekring yang biasanya berbentuk tabung kecil. Gunakan multimeter untuk mengecek apakah masih ada aliran listrik. Jika putus, segera ganti dengan sekring baru yang sesuai dengan spesifikasi setrika
Listrik tidak stabil
Penyebab lainnya adalah listrik yang tidak stabil. Biasanya terjadi karena daya pada setrika tidak sesuai dengan daya listrik rumah sehingga menyebabkan listrik tidak stabil dan menyebabkan setrika menjadi tidak panas. Selain itu, penggunaan barang-barang elektronik secara bersamaan bisa menyebabkan listrik menjadi anjlok.
Jika mengalami hal tersebut solusinya adalah menghindari pemakaian barang elektronik yang memakan daya yang besar secara bersamaan. Hal ini untuk menghindari listrik anjlok dan menyebabkan barang elektronik seperti setrika tidak bisa digunakan.
Kerak pada plat setrika
Mungkin Anda juga pernah melihat tampilan plat setrika yang berkerak. Sebenarnya, kerak yang menumpuk inilah yang menyebabkan panas menjadi terhambat. Biasanya hal ini terjadi karena kotoran, sisa kain atau bahan yang meleleh karena panas, maupun sisa endapan air pada setrika.
Cara mengatasinya adalah gunakan pasta gigi, ratakan pada bagian yang terdapat kerak lalu diamkan 5 menit, kemudian nyalakan setrika dan dudukan setrika. Saat mulai panas, gunakan lap bersih, Selain itu, bisa gunakan lelehan lilin yang masih sedikit panas.Ketika lelehan terkena terkena bagian berkerak, langkah selanjutnya adalah dengan menggosokannya.
komponen internal bermasalah
Jika penyebab dan cara di atas sudah dicoba. Kemungkinan terjadi kerusakan pada komponen internal setrika. Beberapa komponen seperti resistor, kapasitor, atau koneksi kabel di dalam setrika bisa mengalami gangguan, menyebabkan aliran listrik terputus atau tidak stabil. Selain itu, kerusakan pada termostat juga dapat membuat setrika tidak bisa mengatur suhu dengan baik.
Anda bisa mengatasinya dengan mencoba membongkar setrika dan memeriksa apakah ada kabel yang putus, terbakar, atau komponen yang terlihat rusak. Gunakan multimeter untuk mengecek aliran listrik di dalam setrika. Namun, jika tidak yakin atau tidak memiliki alat yang tepat, lebih baik bawa ke teknisi untuk diperiksa dan diperbaiki agar tidak semakin rusak.
Baca juga: Jangan Langsung Ganti! Ini Cara Perbaiki Stop Kontak Rusak
Tips Menggunakan Setrika Agar Awet

Penggunaan barang elektronik secara asal memang bisa menyebabkan barang menjadi mudah rusak dan tidak awet. Penting untuk menggunakannya sesuai anjuran dan coba untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak dianjurkan agar setrika dapat berumur panjang. Maka dari itu, berikut penjelasan terkait tips menggunakan setrika agar lebih awet.
Rutin bersihkan plat setrika
Seperti yang dibahas di atas, salah satu yang menghambat panas setrika adalah masalah pada plat yang berkerak. Jika Anda menemukan bahan yang mudah meleleh seperti sablonan, Anda bisa membalik dulu pakaian dan gosok pada bagian dalam baju yang terdapat sablonan. Kemudian, jika terlanjur berkerak bisa memanfaatkan pasta gigi dan juga lelehan lilih
Hindari Meninggalkan setrika lama
Saat menggunakan setrika, di beberapa momen terkadang perlu meninggalkan setrikaan untuk melakukan sesuatu. Namun, untuk menghindari mesin overheat atau kerusakan internal komponen, ada baiknya untuk mencabut kabelnya terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu.
Gunakan air bersih untuk setrika uap
Setrika sendiri memiliki beberapa jenis, salah satunya jenis setrika uap. Setrika uap sendiri memanfaatkan panas dari uap air untuk menghaluskan pakaian dan merapikan pakaian. Gunakan air bersih dan hindari air yang sama untuk menggunakan setrika uap. Hal ini karena untuk mencegah bercak pada pakaian dan juga noda kuning.
Jangan gulung kabel terlalu kencang
Agar kabel setrika aman dan awet, gulunglah kabel dengan longgar dan hindari melipatnya terlalu sering. Gunakan pengikat kabel atau velcro untuk menjaga kerapihan tanpa memberikan tekanan berlebih.Hal tersebut dapat memperpanjang umur kabel dan menghindari masalah pada setrika.
Simpan setrika dengan benar
Hindari meletakan setrika dalam keadaan panas di tempat yang mudah terbakar. Tunggu sampai setrika benar-benar dingin. Simpan setrika di tempat yang kering dan jauh dari kelembapan untuk menghindari karatan pada setrika.
Kesimpulan
Setiap barang elektronik yang jika tidak digunakan dengan tepat maka kerusakan akan menghantui penggunanya. Namun, jika sudah mengalaminya, segera temukan penyebabnya dan coba mengatasinya dengan beberapa cara di atas. Anda juga bisa menerapkan beberapa tips agar setrika lebih awet dan tahan lama seperti rutin membersihkan plat, simpan di tempat yang tepat, hindari meninggalkan setrika terlalu lama, dan sebagainya.
Rekomendasi setrika yang berkualitas dan tahan lama dapat Anda temukan dengan mudah melalui website terpercaya di Indoteknik.com