
Sebagai pemilik las, pernahkah kalian mengalami kejadian mesin las tiba-tiba mati saat digunakan? Umumnya terdapat beberapa kemungkinan yang menyebabkan mesin las mati saat digunakan.
Mengetahui penyebab mesin las mati total sangat penting agar masalah dapat ditangani dengan tepat dan tidak menimbulkan kerusakan lebih lanjut. Lantas, kenapa mesin las bisa mati secara mendadak dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.
Daftar Isi
Kenapa Mesin Las Tiba-Tiba Mati Total?

Biasanya penyebab mesin las tiba-tiba mati total dipicu oleh beberapa hal dan umumnya tidak terjadi begitu saja. Penyebab ini muncul karena beberapa hal seperti gangguan aliran listrik, penggunaan mesin yang berlebihan, hingga kerusakan pada komponen internal. Simak penjelasan lengkapnya.
1. Kabel Power atau Steker Rusak
Kerusakan pada kabel power atau steker dapat menyebabkan aliran listrik ke mesin las terputus. Kondisi ini biasanya terjadi akibat kabel terkelupas, sambungan longgar, atau steker yang mengalami kerusakan akibat panas berlebih.
2. MCB Listrik Turun
Ketika daya listrik yang digunakan melebihi kapasitas instalasi atau terjadi korsleting, MCB dapat turun secara otomatis dan memutus aliran listrik. Akibatnya, mesin las tiba-tiba mati total karena tidak mendapatkan pasokan listrik.
3. Mesin Las Mengalami Overheat
Suhu mesin yang terlalu tinggi dapat memicu sistem perlindungan termal untuk menghentikan proses pengelasan. Kondisi ini biasanya terjadi akibat penggunaan intensif, sirkulasi udara yang buruk, atau suhu lingkungan kerja yang terlalu panas.
4. Penggunaan Melebihi Duty Cycle
Setiap mesin las memiliki batas waktu pengoperasian yang disebut duty cycle. Jika mesin digunakan melebihi batas tersebut, suhu komponen dapat meningkat dan memicu perlindungan termal yang menghentikan keluaran pengelasan sementara.
5. Sakelar ON/OFF Bermasalah
Sakelar yang rusak atau mengalami gangguan pada kontak listrik dapat membuat mesin las sulit dinyalakan atau mendadak mati. Masalah ini bisa disebabkan oleh komponen sakelar yang aus, longgar, atau mengalami kerusakan internal.
6. Kipas Pendingin Tidak Berfungsi
Kipas pendingin berfungsi menjaga suhu komponen mesin las agar tidak terlalu panas selama digunakan. Apabila kipas rusak atau aliran udaranya terhambat, suhu mesin dapat meningkat hingga menyebabkan sistem perlindungan termal aktif.
7. Komponen IGBT Rusak
Pada mesin las inverter, komponen IGBT berperan mengatur aliran daya listrik melalui proses switching berkecepatan tinggi. Kerusakan pada komponen ini dapat menyebabkan mesin gagal menghasilkan arus pengelasan, mengalami gangguan kelistrikan, atau tidak dapat menyala.
8. Kapasitor atau Rangkaian Power Supply Bermasalah
Gangguan pada kapasitor atau rangkaian power supply dapat menghambat penyaluran daya ke komponen elektronik mesin las. Akibatnya, mesin mungkin sulit dinyalakan, mati mendadak, atau tidak memberikan respons ketika saklar diaktifkan.
9. PCB Kontrol Mengalami Kerusakan
PCB kontrol berfungsi mengatur berbagai proses elektronik pada mesin las, termasuk pengendalian arus dan sistem perlindungan. Jika terjadi kerusakan akibat panas, kelembapan, atau kegagalan komponen, mesin dapat mengalami gangguan fungsi hingga tidak dapat beroperasi.
Baca juga: Lengkap! Kenali Komponen Mesin Las Listrik dan Fungsinya
Cara Mengatasi Mesin Las yang Mati Total

Setelah mengetahui penyebabnya, langkah selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan untuk menentukan sumber masalah. Berikut beberapa cara mengatasi mesin las mati total yang bisa dilakukan sebelum memutuskan untuk membawanya ke tempat servis.
1. Periksa Sumber Listrik dan MCB
Pastikan stopkontak memiliki pasokan listrik dan MCB dalam kondisi normal. Jika MCB turun, lepaskan sambungan mesin las terlebih dahulu sebelum memeriksa penyebabnya. Jangan memaksakan MCB menyala berulang kali jika terus mengalami trip karena bisa menandakan gangguan kelistrikan.
2. Cek Kondisi Kabel dan Steker
Cabut mesin las dari sumber listrik, kemudian periksa kondisi fisik kabel dan steker. Jika ditemukan kabel terkelupas, bekas terbakar, atau steker yang rusak, hentikan penggunaan dan lakukan penggantian oleh teknisi yang kompeten.
3. Matikan Mesin dan Biarkan Dingin
Apabila mesin las berhenti bekerja setelah digunakan cukup lama, hentikan pengelasan dan biarkan mesin mendingin sesuai petunjuk produsen. Jika perlindungan termal aktif, mesin biasanya dapat kembali menghasilkan arus pengelasan setelah suhunya turun.
4. Periksa Ventilasi dan Kondisi Kipas
Pastikan lubang ventilasi tidak tertutup debu atau benda lain yang menghambat aliran udara. Periksa kondisi kipas dari luar tanpa membuka casing mesin. Jika kipas tidak berfungsi ketika seharusnya menyala, hentikan penggunaan dan lakukan pemeriksaan oleh teknisi.
5. Bawa ke Teknisi jika Mesin Tetap Tidak Menyala
Jika mesin tetap mati setelah sumber listrik, kabel, dan kondisi suhu diperiksa, kemungkinan terdapat gangguan pada komponen internal seperti IGBT, power supply, atau PCB kontrol. Sebaiknya bawa mesin las ke teknisi profesional untuk pemeriksaan lebih lanjut tanpa membongkar komponen sendiri.
FAQ Seputar Masalah Mesin Las
![]()







