Perbedaan APAR dengan Hydrant untuk Kebakaran

APAR dan HydrantSaat terjadi kebakaran kebutuhan akan alat pemadam api ringan atau APAR dengan hydrant sama pentingnya. Meskipun sama-sama membantu memadamkan api, tetapi tetap saja ada perbedaan APAR dan hydrant dalam prosesnya. 

Perbedaan ini tidak hanya dilihat dari bentuknya saja tapi dari tujuan penggunaannya. Pasalnya, kedua alat ini memiliki kapasitas yang berbeda-beda. Untuk itu, penting mengetahui apa saja perbedaan di antara keduanya. 

Apa itu APAR

APAR adalah singkatan dari Alat Pemadam Api Ringan, yaitu alat pemadam kebakaran berukuran kecil yang berisi bahan pemadam dan digunakan untuk memadamkan api pada tahap awal sebelum kebakaran membesar.

APAR biasanya terdiri dari beberapa jenis media pemadamnya seperti air, bubuk, foam, hingga karbondioksida tergantung jenis pemicunya. Beragam jenis APAR ini tersedia agar memudahkan jika terjadi kebakaran. 

Apa itu Hydrant

Hydrant adalah sistem pemadam kebakaran yang menggunakan suplai air bertekanan melalui jaringan pipa dan selang untuk memadamkan api, terutama ketika kebakaran sudah berkembang lebih besar dan membutuhkan volume air lebih banyak dibandingkan APAR.

Berbeda dengan APAR yang bisa dipindah sesuai dengan kebutuhan, biasanya hydrant memiliki instalasi tetap untuk digunakan. Biasanya hydrant banyak ditemukan di area yang memiliki risiko kebakaran tinggi. 

Baca juga: Ketahui Jenis-Jenis APAR dan Cara Cek Masa Berlakunya

Perbedaan APAR dan Hydrant

APAR dan Hydrant

Sekilas jika dilihat dari bentuknya pengguna akan menyadari bahwa APAR dan Hydrant sangat berbeda. Perbedaan ini dilihat dari ukuran, penggunaan, media pemadamnya, lokasi pemasangan, dan lainnya. 

1. Ukuran

PAR sendiri memiliki ciri berukuran kecil dan mudah dipindahkan. Biasanya ukuran APAR mulai dari 1 kg hingga 9 kg untuk jenis tabung portabel. Berbeda dengan Hydrant, yang berupa instalasi tetap dengan jaringan pipa, pompa, dan selang untuk menggunakannya.

2. Cara penggunaan

Penggunaannya pun berbeda, Anda bisa langsung mengarahkan tabung APAR ke sumber api karena biasanya tahap penggunanya saat api belum begitu besar. Sedangkan untuk Hydrant, penggunaannya dengan membuka aliran air melalui selang dan nozzle menuju area kebakaran.

3. Media pemadam

Media pemadamnya untuk APAR sendiri berbeda-beda. Biasanya menggunakan bahan seperti powder, CO₂, Foam, atau air. Berbedaya dengan Hydrant yang umumnya menggunakan air bertekanan untuk memadamkan api.

4. Penggunaan 

Dari kedua alat pemadam ini yang membedakan antara APAR dan Hydrant adalah waktu penggunaannya. Umumnya, penggunaan APAR untuk kobaran api yang masih kecil dan belum besar. Berbeda dengan Hydrant digunakan untuk menangani kebakaran yang lebih besar.

5. Lokasi pemasangan

Untuk APAR sendiri biasanya berada di sudut-sudut yang mudah dijangkau seperti tangga darurat atau di dekat titik yang mudah terjadi kebakaran seperti di dapur. Sementara posisi Hydrant berada di gedung, pabrik, area industri, atau fasilitas besar. 

6. Kapasitas pemadam

APAR memiliki kapasitas pemadaman yang terbatas karena bergantung pada ukuran tabung dan jumlah media pemadam di dalamnya. Sementara itu, hydrant dapat digunakan untuk pemadaman dalam durasi lebih lama karena mendapatkan suplai air dari sistem yang terpasang. 

7. Perawatan

Kedua alat ini memiliki perawatan yang berbeda. Untuk APAR adalah dengan mengecek kondisi tabung, tekanan, serta isi media pemadam secara berkala, bisa juga dilihat dari sistem kedaluwarsa. Sementara untuk Hydrant perawatannya mulai dari seperti memastikan pipa dan selang tidak bocor, pompa dalam keadaan baik dan air dalam keadaan cukup saat dibutuhkan.

Kesimpulan

Mengenali perbedaan anatara APAR dan Hydrant dapat dengan mudah dilakukan mulai dari bentuk fisiknya, fungsinya, hingga cara penggunaannya. Mengetahui perbedaan keduanya membantu Anda menentukan mana yang paling cocok untuk kebutuhan rumah, kantor, hingga industri.

Temukan berbagai jenis APAR melalui website Indoteknik.com dengan harga dan promo menariknya. Dapatkan kebutuhan pemadaman dari alat pelindung diri, sign, dan lainnya di indoteknik.com

Loading